LAIN

Rabu, 21 September 2011

Menakar Garam di Laut Sendiri


siapa lagi jika bukan kau
laki-laki bertubuh kekar
terhimpit akar di baju sendiri

sesampai di batas kota
aku gadaikan beribu wajah

tentang sunyi menjadi teman
tentang batu menjadi nisan
tentang garam menjadi nasi

ini lautku aku selami

rembang,2008

Di Gubuk Kecil


 Bertali siang berterik
Mbah syahid bersyair tentang domba
Dua belas ekor putih-putih
Kepada anak-anak pencari  ilalang dan pengibar layangan

Di gubuk kecil
Tepat di persimpangan pematang
Mbah sahid duduk mendengar
 lagu-lagu dari mesin suara bertenaga ABC

di gubuk kecil itu juga
tertinggal sebuah memoar
jepang membantai bapaknya.

Lasem.2011